Sesuai dengan peraturan, semua crane harus diperiksa setiap tahun. Crane adalah bagian dari peralatan yang paling sering digunakan di semua industri. Penggunaan sehari-hari membuat komponen crane turun. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan, atau jika yang lebih buruk terjadi, kegagalan yang sangat berbahaya adalah ancaman terhadap hidup karyawan.

Empat poin penting yang wajib diperhatikan mengenai pemeriksaan dan kualifikasi personel yang melakukan Pemeriksaan crane sebagi berikut:

  1. Ketahui Pemeriksaan Apa yang Dibutuhkan

Standar crane memerlukan berbagai Pemeriksaan untuk memastikan peralatan dalam kondisi aman. Pemeriksaan berikut diperlukan untuk semua peralatan:

  • Pemeriksaan shift,
  • Pemeriksaan bulanan,
  • Pemeriksaan tahunan, dan
  • Pemeriksaan wire rope secara shift, bulanan, dan tahunan (jika peralatan menggunakan wire rope).

Selain itu, inspeksi khusus berikut diperlukan dalam keadaan tertentu:

  • Pemeriksaan pasca perakitan,
  • Pemeriksaan sebelum dan sesudah pemasangan tower crane
  • Peralatan yang digunakan dalam layanan parah,
  • Peralatan tidak digunakan secara teratur,
  • Pemeriksaan peralatan modifikasi tertentu, dan
  • Pemeriksaan peralatan tertentu yang diperbaiki / disesuaikan.

Dalam proses inspeksi crane berikut adalah daftar periksa yang harus diperhatikan:

  • Memeriksa kerusakan yang terlihat termasuk tali kawat, kait derek, cadik. dll.
  • Pengecekan kondisi mesin seperti kontrol, rem, rambu peringatan dan lainnya
  • Memeriksa dan inspeksi area operasi
  • Memeriksa dan inspeksi kebersihan, cat, karatan, mesin, dll.

 

  1. Ketahui Perbedaan Seorang Inspektur

Ada dua tipe orang berbeda yang dapat melakukan pemeriksaan: Kompeten dan Berkualifikasi.

Menurut OSHA, orang yang kompeten adalah orang yang mampu mengidentifikasi bahaya yang ada dan dapat memprediksi di lingkungan atau kondisi kerja yang tidak sehat, berbahaya, atau berbahaya bagi karyawan, serta yang memiliki wewenang untuk mengambil tindakan korektif segera untuk menghilangkan atau menimalisir risiko. Di Indonesia, hanya Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dapat menganggap kompeten.

Sedangkan orang yang berkualifikasi merupakan seseorang yang memiliki gelar yang diakui, bersertifikat, atau kedudukan profesional, atau yang dengan pengetahuan, pelatihan dan pengalaman yang luas, berhasil menunjukkan kemampuan untuk memecahkan/ menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan materi pelajaran, pekerjaan, atau proyek.

 

 

  1. Pahami Prosesnya

Seorang yang memenuhi syarat adalah seseorang dengan tingkat pengetahuan dan pengalaman yang lebih tinggi tentang materi pelajaran. Agar dapat memenuhi syarat sebagai inspektur mereka harus memiliki hal-hal berikut:

  • Pernah diberikan pelatihan inspektur dibuktikan oleh sertifikat
  • Pengujian
  • Pengalaman inspeksi

 

  1. Pilih Opsi yang Tepat

Perusahaan dapat memilih untuk memberikan pekerjaa Pemeriksaan kepada seorang karyawan yang memenuhi syarat dan kompeten atau pihak ketiga,

Terlepas dari opsi yang dipilih, poin utama yang perlu diingat tentang Inspeksi adalah membantu memastikan crane aman untuk dioperasikan. Perbaiki setiap kekurangan yang ditemukan segera untuk menjaga peralatan beroperasi dengan aman dan dalam performa terbaiknya, karyawan aman, dan mengurangi risiko finansial.

Synergy Solusi member of Proxsis Group membantu perusahaan dalam meningkatkan kompetensi  bagi para personel di bidang minyak dan gas khususnya untuk melakukan peningkatan kompetensi sebagai inspector crane, diselenggarakan dengan berbagai metode pelatihan dan faislitas yang menunjang hingga mendapatkan pengukuhan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Sumber:

www.oshatrain.org

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment