February 11, 2024

Teknologi Pembersih Udara Berbasis Karbon Aktif untuk Reduksi Paparan Zat Kimia Berbahaya

Teknologi Pembersih Udara Berbasis Karbon Aktif untuk Redukasi Paparan Zat Kimia Berbahaya

Keberkahan yang luar biasa ialah sehat, dengan menjadi sehat masing-masing individu bisa berkreativitas sebaik mungkin untuk kemajuan bangsa dan negara. Namun sehat bukanlah suatu kondisi yang abadi, ada kalanya seseorang mengalami sakit ringan sampai berat. Maka untuk menjaga kesehatan hal yang sangat dianjurkan ialah berada di lingkungan dengan udara bersih. 

Udara yang bersih membawa dampak baik dalam menjaga kondisi tubuh. Akan tetapi, hal itu sudah terancam dengan kehadiran polusi udara. Polusi udara muncul akibat aktivitas industri dan transportasi, pembakaran bahan bakar fosil serta kegiatan domestik. Akibatnya, polusi udara membawa dampak negatif terhadap kesehatan manusia, mulai dari gangguan saluran pernapasan, penyakit kardiovaskular sampai mempengaruhi fungsi kognitif dan perkembangan otak. 

Maka untuk menanggulangi dampak buruk dari polusi udara perkembangan teknologi menjadi salah satu solusi efektif yang bisa dilakukan. Melaluinya, pengembangan teknologi pembersih udara menjadi solusi untuk mengurangi paparan zat kimia berbahaya sebagai perlindungan bagi kesehatan masyarakat. 

Teknologi pembersih udara menjadikan karbon aktif berperan sebagai bahan dasar untuk menangani masalah polusi udara dari zat kimia. Zat kimia berbahaya sendiri terdiri dari partikel PM2.5, senyawa nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), dan senyawa organik volatil (VOCs). Maka dalam menjalankan perannya, karbon aktif atau dikenal sebagai arang aktif memiliki sifat adsorben yang sangat baik dan berpori-pori besar, sehingga menjadikannya sebagai bahan dasar efektif dalam teknologi pembersih udara. Peran utama karbon aktif dalam pembersih udara melibatkan kemampuannya untuk menangkap dan menahan berbagai zat kimia berbahaya, gas, dan partikel di udara.

 

Karbon Aktif : Sifat dan Keunggulan

  • Sifat-Sifat Karbon Aktif

    1. Memiliki Struktur Pori-pori yang Luas
      Struktur pori-pori yang dimiliki karbon aktif membuatnya memiliki permukaan luas untuk adsorpsi zat kimia dan partikel. Karbon aktif sendiri memiliki struktur pori-pori yang luas dan kompleks, terdiri dari pori mikro yang diameternya kurang dari 2 nm, mesopores 2-50 nm, dan makropores lebih dari 50 nm.
    2. Memiliki Daya Adsorpsi Tinggi
      Sifat yang dimiliki karbon aktif salah satunya memiliki daya adsorpsi tinggi, dan secara langsung memberikan keunggulan dalam menghilangkan zat-zat pencemar dari air, mengurangi emisi yang merugikan, dimana baik untuk menanggulangi polusi udara.
    3. Selektivitas Adsorpsi yang Bisa Disesuaikan
      Kehadiran adsorpsi sebagai sifat dalam kandungan karbon aktif memberikan beragam keunggulan baik dalam bentuk pengolahan air, di industri makanan, industri minyak dan gas sampai dengan analisis kimia. Maka dalam desainnya, Karbon aktif dapat dirancang untuk memiliki selektivitas adsorpsi yang dapat disesuaikan. Ini berarti dapat diatur untuk menangkap zat kimia tertentu berdasarkan ukuran, muatan, atau sifat kimia khususnya.
    4. Desorpsi dan Regenarasi
      Zat kimia apabila terjenuh dengan kehadiran zat aktif, maka selanjutnya proses desorpsi dapat dilakukan. Desorpsi ini ditujukan sebagai pemulihan adsorben, pemurnian zat, pemulihan energi dan proses kimia dalam siklus reaksi kimia. Kemudian, dalam prosesnya desorpsi dapat digunakan untuk mengeluarkan atau mengurangkan zat kimia dari karbon aktif.

 

  • Keunggulan Karbon Aktif Dalam Menyerap Zat Kimia Berbahaya

    1. Penangkapan Senyawa Organik Volatil (VOCs)
      Senyawa Organik Volatil (VOCs) memiliki peran dalam membentuk polusi udara baik dalam ruangan dan luar ruangan. Maka yang dilakukan karbon aktif ialah menyerap VOCs sebagai aktivitas untuk melindungi udara menjadi lebih bersih. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari penyebab dari adanya iritasi dan dampak kesehatan dalam bentuk lainnya.
    2. Aplikasi dalam Pengendalian Emisi Industri
      Karbon aktif digunakan dalam sistem pengendalian emisi industri untuk mengurangi pelepasan gas beracun dan zat kimia berbahaya selama proses produksi.
    3. Menangkap Zat Kimia yang Merugikan Kesehatan
      Bentuk adopsi teknologi karbon aktif pada konteksnya seperti pembersih udara. Keunggulannya bisa menangkap zat-zat kimia yang dapat merugikan kesehatan seperti formaldehida, amonia, dan senyawa nitrogen dioksida.

 

  • Penerapan Karbon Aktif Dalam Berbagai Teknologi Pembersih Udara

    1. Sistem Pembersih Udara di dunia Industri
      Pada lingkup industri karbon aktif berperan sebagai pembersih udara untuk mengurangi emisi gas beracun, asap, dan partikel berbahaya yang dihasilkan selama proses produksi. Sehingga sangat baik dalam menjaga udara dari dampak buruk perkembangan dan aktivitas industri yang menghasilkan emisi.
    2. Pengolahan Gas Buang Kendaraan
      Karbon aktif bisa menyerap senyawa berbahaya seperti benzene, formaldehida, dan partikel halus sebelum gas buang dilepaskan ke udara. Sehingga memiliki peran penting sebagai sistem pengolahan gas buang kendaraan.
    3. Pemurnian Udara dalam Ruang Lingkup Kesehatan
      Di dunia medis atau lingkup kesehatan udara harus dijaga dengan baik, agar tidak mengganggu kesehatan pasien ataupun tenaga medis. Hal ini dilakukan karena rentannya pasien bisa terpapar terhadap udara yang tidak baik lebih besar daripada orang-orang dengan kondisi tubuh yang lebih sehat. Tapi ini bukan berarti mengecualikan dampak buruk polusi udara dari setiap masing-masing individu. Maka dalam ruang isolasi medis atau laboratorium, industri farmasi, dan laboratorium karbon aktif digunakan untuk menghilangkan zat kimia berbahaya dan mengontrol kualitas udara untuk melindungi pasien dan personel medis.
    4. Teknologi Pengendalian Bau Lingkungan
      Karbon aktif menjadi dasar penting sebagai  sistem pengendalian bau untuk menyerap dan menghilangkan bau tidak sedap, baik di tempat-tempat umum maupun di industri pemrosesan limbah.

 

 

 

Prinsip Kerja Teknologi Pembersih Udara Berbasis Karbon Aktif

  • Proses Adsorpsi pada Karbon Aktif

    Adsorpsi menjadi proses utama pada teknologi pembersih udara yang menjadi kandungan dari pada karbon aktif. Maka dalam proses adsorpsi pada karbon aktif dimulai dengan pra-perlakuan karbon aktif melalui pemanasan dan meningkatkan daya serap, kontak dengan larutan atau gas, pori-pori karbon aktif memberikan area permukaan yang besar untuk penyerapan, waktu kontak, pemisahan, regeneras.

 

  • Peran Karbon Aktif Dalam Menangkap dan Menyaring Zat Kimia Berbahaya

    1. Adsorpsi Efesien
      Maksud dari adsorpsi yang efesien ialah sangat efisien menangkap dan menyaring berbagai zat kimia berbahaya seperti senyawa organik volatil (VOCs), gas beracun, dan partikel berbahaya di udara.
    2. Manfaat Menangkap Senyawa Organik Volatil (VOCs)
      Karbon Aktif sangat efektif untuk menangkap VOCs untuk menyelamatkan udara dari polusi yang berasal dari cat, proses industri, dan pelarut. Sehingga pada dasarnya bermanfaat untuk mengurangi paparan senyawa yang dapat menyebabkan iritasi pernapasan dan dampak buruk polusi udara lainnya.
    3. Penyaringan Partikel Berbahaya
      Karbon aktif dapat digunakan dalam filter udara untuk menangkap partikel berbahaya seperti asap rokok, debu halus, dan partikel-partikel lain yang dapat merugikan kesehatan pernapasan. Hal inilah yang menjadi kandungan karbon aktif.
    4. Pembersih Udara Portabel
      Pembersih udara portabel sebagai bentuk hasil positif dari karbon aktif yang dapat diintegrasikan untuk menangkap dan menyaring zat kimia berbahaya di udara, memberikan solusi yang mudah diakses untuk meningkatkan kualitas udara di sekitar lingkungan tempat tinggal manusia.

 

  • Proses Regenerasi Karbon Aktif untuk Mempertahankan Efesiensi Teknologi

    1. Desorpsi
      Pada proses desorpsi, zat kimia yang teradsorpsi pada karbon aktif dilepaskan. Hal ini bisa digunakan melalui penggunaan panas atau pemanasan, uap air, maupun bahan kimia khusus yang dapat menghilangkan zat kimia dari permukaan karbon aktif.
    2. Pemanasan
      Untuk penggunaannya karbon aktif dipanaskan pada suhu tinggi supaya menguapkan atau menghilangkan zat kimia yang teradsorpsi. Proses ini dapat dilakukan dengan menggunakan tungku atau oven.
    3. Uap Air dan Gas Non-Reaktif
      Melalui adanya pemanasan uap air atau gas non-reaktif membantu menghilangkan zat kimia dari karbon aktif tanpa merusak struktur atau sifat adsorpsi karbon aktif itu sendiri.
    4. Regenerasi dengan Bahan Kimia
      Regenerasi dengan bahan kimia khusus yang dilakukan beberapa aplikasi membuatnya dapat merusak ikatan antara zat kimia dan karbon aktif, memungkinkan zat kimia terlepas dari karbon aktif.
    5. Zat Kimia Tertentu Dihilangkan dengan Penggunaan Bahan Kimia
      Penggunaan bahan kimia tertentu bisa mereset atau memecah ikatan kimia baik antara karbon aktif maupun zat kimia yang teradsorpsi. Sebagai bagian dari penggunaan pelarut khusus atau campuran bahan kimia regenerasi.
    6. Penyimpanan Bagian dari Kontrol Temperatur dan Waktu
      Dalam proses regenerasi pengaturan suhu dan waktu sangat penting, sebagai faktor kunci untuk memastikan efektivitas regenerasi tanpa merusak struktur karbon aktif. Begitupun dengan penyimpanan bagian dimana karbon aktif yang telah dibersihkan dari zat kimia dapat disimpan dengan benar untuk memastikan tidak adanya kontaminasi tambahan sebelum digunakan kembali. Sehingga kemudian bisa dilakukan pemantauan serta pengendalian proses.

 

Baca juga : Antisipasi Bahaya Kebakaran dan Ledakan Akibat Reaksi Kimia Berbahaya di Industri

 

Aplikasi Teknologi Pembersih Udara Berbasis Karbon Aktif

  • Penerapan Teknologi Ini di Sektor Industri¬†

    1. Pengendalian Emisi Gas Beracun
      Sebagai pengendalian emisi gas beracun, baik hal itu dalam bentuk sulfur dioksida (SO2), nitrogen oksida (NOx), dan hidrogen sulfida (H2S) yang dihasilkan selama proses produksi.
    2. Pabrik Pulp dan Kertas Menggunakan Pemurnian Udara
      Pabrik pulp atau kertas menjadi memiliki fungsi yang banyak, sebab kehadirannya memang sangat dibutuhkan dalam aktivitas sehari masing-masing individu baik di kantor, sekolah, instansi pemerintah, bidang bisnis, toko dan lainnya. Kebutuhan tersebut untuk membuat benda yang diinginkan akan menghasilkan udara yang tidak murni dan membutuhkan pemurnian udara. Oleh karenanya pabrik pulp dan kertas memanfaatkan aplikasi teknologi pembersih udara berbasis karbon aktif untuk pemurnian udara. Melaluinya, karbon aktif akan menyaring gas dan partikel berbahaya yang mungkin terlepas selama proses produksi dan kegiatan itu akan membantu memenuhi standar regulasi lingkungan.
    3. Pabrik Pengolahan Limbah Melakukan Pengolahan Limbah Gas
      Pabrik pengolahan limbah gas memiliki cara tersendiri untuk mengolah limbah gas. Maka yang dilakukan pabrik pengolah limbah gas ialah memanfaatkan teknologi pembersih udara yang mengandung karbon aktif. Karbon aktif sebagai pembersih udara akan mengatasi gas beracun dan bau tidak sedap yang dihasilkan selama proses pengolahan limbah.
    4. Menanggulangi Konsentrasi Zat Kimia Berbahaya
      Industri farmasi dan produksi bahan kimia memanfaatkan karbon aktif untuk menghilangkan atau mengurangi konsentrasi zat kimia berbahaya di udara. Sebab ditujukan semata-mata untuk menjaga keamanan dan kesehatan pekerja.

 

  • Penggunaan Dalam Ruang Bersih dan Lingkungan Rumah Tangga

    1. Filter Udara Rumah Tangga
      Hal terkecil sekalipun yang biasa dianggap remeh bisa menjadi penyebab kehadiran polusi udara. Ini berarti tidak terkecuali dengan aktivitas sehari-hari didalam rumah tangga yang membakar sampah, anggota keluarga merokok di rumah. Untuk menanggulangi polusi udara yang disebabkan oleh kegiatan yang ada pada rumah, maka karbon aktif diterapkan untuk menangkap dan menghilangkan bau tidak sedap, asap rokok, dan senyawa organik volatil (VOCs) yang dapat merugikan kesehatan udara di dalam rumah. Dengan kata lain karbon aktif sebagai filter udara rumah tangga.
    2. Pengendalian Bau di Dapur
      Dapur memang memiliki peran penting sebagai tempat penghasil energi yang menjadi asupan sehari-hari masing-masing individu dalam rumah tangga. Tapi seiring pemakaian dapur maka bau yang dihasilkan juga beraneka ragam. Oleh karenanya, karbon aktif dapat digunakan sebagai sistem pengendalian bau di dapur, seperti di dalam perangkat penyaring udara atau di dalam filter dapur, untuk menghilangkan bau tidak sedap yang dihasilkan selama memasak.
    3. Penyaring Air Minuman
      Tidak semua rumah tangga mempunyai air yang baik dari segi kesehatan, penampilan dan bau. Maka karbon aktif bisa menjadi solusi sebagai penyaring air minuman. Karbon aktif sebagai bagian dari sistem penyaring air minuman bekerja dengan menyerap kontaminan organik, bau dan rasa yang mempengaruhi kualitas air minum.
    4. Penyerap Bau di Kulkas
      Kulkas didalam rumah tangga biasanya memuat beragam hal yang menghasilkan aneka bau. Lalu terkadang karbon aktif ditempatkan di dalam kantong penyerap bau yang diletakkan di kulkas. Ini membantu menjaga kesegaran makanan dengan menghilangkan bau tidak sedap.

 

  • Keberhasilan Kasus Studi atau Proyek yang Menggunakan Teknologi Ini

    PT Petrokimia Gresik sebagai industri kelapa sawit. Dimana mampu meminimalisir emisi karbon lebih dari 1,2 juta ton dalam setahun, karena proses industri, melalui beragam strategi yang salah satunya dengan menggunakan karbon aktif. 

 

Baca juga : Dampak Perubahan Iklim Terhadap Manajemen Risiko Bahan Kimia Berbahaya di Tempat Kerja

 

Manfaat Kesehatan dan Lingkungan

  • Dampak Positif Teknologi Pembersih Udara Berbasis Karbon Aktif Terhadap Kesehatan Manusia

    1. Menurunkan Risiko Penyakit Pernapasan
      Penyakit pernapasan menjadi hal serius saat tidak bisa segera ditangani karena akan berefek buruk pada kesehatan. Maka teknologi pembersih udara berbasis karbon aktif dapat mengurangi paparan terhadap partikel debu halus, senyawa berbahaya dan polutan udara. Bahkan bisa membantu mengurangi risiko penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
    2. Meningkatkan Kualitas Udara
      Sebagai bentuk pemanfaatan teknologi pembersih udara bisa membantu meningkatkan kualitas udara yang dihirup oleh masing-masing individu. Maka akan berdampak pada kesehatan untuk mengurangi risiko iritasi pernapasan, alergi, dan lainnya.
    3. Peningkatan Kualitas Tidur
      Dalam tidur pun masing-masing individu membutuhkan udara yang memiliki kualitas udara bersih, karena pada waktu itulah tubuh mulai bekerja secara optimal untuk merefleksikan tubuh kembali. Maka, pembersih udara berbasis karbon aktif dapat membantu mengurangi kehadiran bau tidak sedap dan alergen di dalam ruangan, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman untuk tidur, dengan potensi untuk meningkatkan kualitas tidur.
    4. Menjaga Fungsi Paru-paru
      Paru-paru memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh berkaitan dengan pernapasan. Saat paru-paru terganggu manusia akan sulit hidup normal. Untuk itu, teknologi pembersih udara dapat membantu menjaga fungsi normal paru-paru dan sistem pernapasan, mendukung kesehatan pernapasan yang optimal. Melalui pengurangan jumlah partikel dan zat kimia berbahaya di udara yang dihirup.

 

  • Kontribusi Terhadap Pengurangan Jejak Karbon dan Upaya Berkelanjutan

    1. Mengurangi emisi gas beracun ke atmosfer. Maka teknologi membantu pengurangan jejak karbon dan penanggulangan perubahan iklim.
    2. Mengurangi konsumsi energi, yang mendukung upaya pengurangan emisi karbon terkait dengan produksi dan operasi peralatan.
    3. Mengurangi ketergantungan pada bahan kimia berpotensi merusak lingkungan.
    4. Meningkatkan kualitas air minum dengan menghilangkan kontaminan organik, bau, dan rasa yang tidak diinginkan.

 

  • Potensi Penggunaan Luas untuk Menciptakan Lingkungan yang Lebih Bersih dan Sehat

    Pembersih udara pada lingkup ruang kesehatan, menghilangkan bau dan partikel dalam proses produksi di industri makanan begitupun minuman, sistem pembersih udara berbasis karbon aktif untuk memberikan pengalaman belanja dan hiburan yang lebih nyaman bagi pengunjung, serta penyaringan udara di transportasi umum. 

 

Baca juga : Risiko Kebakaran di Industri Kimia, Ini Protokol Keselamatan dan Langkah Pencegahan

 

Tantangan dan Pengembangan Masa Depan

  • Tantangan Mengoptimalkan Efisiensi Karbon Aktif Dalam Pembersihan Udara : kapasitas adsorpsi terbatas dari karbon aktif, dimungkinkan karbon aktif memiliki selektivitas adsorpsi pada zat baru, serta biaya produksi begitupun proses dalam implementasi.¬†
  • Inovasi dan Penelitian Terkini dalam Pengembangan Teknologi Ini : infrastruktur hijau untuk menanggulangi polusi udara dengan memanfaatkan beragam strategi. Selanjutnya, teknologi pembersih udara memiliki peran di dalamnya.¬†
  • Peran Dukungan Pemerintah dan Industri untuk Meningkatkan Implementasi : investasi riset dan pengembangan, pengembangan standar begitupun regulasi, insentif Fiskal dan Subsidi, pelatihan, serta kolaborasi antara pemerintah dan industri untuk menguatkan tindakan pengurangan polusi udara.¬†

 

Kesimpulan

Teknologi pembersih udara berbasis karbon aktif menawarkan sejumlah keunggulan dan manfaat yang signifikan. Hal ini tidak jauh-jauh sebagai upaya menjaga kualitas udara dan meningkatkan kesehatan manusia serta lingkungan. Seperti efisiensi adsorpsi yang tinggi, mengurangi risiko kesehatan dan kontribusi pada pengurangan emisi begitupun jejak karbon. 

Hal ini tidak akan terpenuhi tanpa peran masyarakat dan sektor industri dalam mendukung penggunaan teknologi pembersih udara. Karenanya, dukungan saling merangkul dalam kepedulian lingkungan sangat dibutuhkan. Maka harapan yang bisa diimpikan melalui teknologi pembersih udara berbasis karbon aktif bisa menciptakan masa depan yang lebih bersih dan sehat. 

Pelatihan Petugas K3 Kimia

 

Referensi

 

5/5 - (1 vote)
Bagikan halaman ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Post comment

Submit